Jasa Desain Interior ala Jepang yang Sederhana dan Penuh Filosofi

Jasa Bangun Rumah Tumbuh Harga Murah Jabodetabek
January 31, 2018
Jasa Bangun Rumah Jakarta, Solusi untuk Rumah Pertama Impian Anda
February 3, 2018
Show all

Jasa Desain Interior ala Jepang yang Sederhana dan Penuh Filosofi

Jasa Desain Interior – Sebagai salah satualiran dalam penataaninterior gaya oriental,interior Jepang banyakdipengaruhi olehajaran Zen. Sederhanadan minimalismerupakan cirikhasnya.

BUDAYA JEPANG selalu meng-usahakan keseimbangan antar unsuralam yang berlawanan, yang kerapdisebut sebagai Yin dan Yang. Hal iniberlaku di semua aspek kehidupan, takterkecuali interior. Karakter interiorJepang seperti yang terlihat saat ini, lahirpada periode Kamakura; masa di manamulai muncul ajaran Zen.Kesan umum yang terlihat padainterior Jepang adalah kesederhanaan,keselarasan (harmoni), dan efisien-efektif. Kesan ini berhubungan erat dengan ajaran tentang kesederhanaandalam Zen yang melukiskan kekosongan atau keheningan agar lebih dapat menghayati kebesaran sang Pencipta.

Lebih lanjut, interior merupakan penegasan dari arsitekturnya, sehingga kesan yang tertangkap dari interior rumah Jepang adalah nuansa geometris.

Jasa Desain Interior Rumah ala Jepang adalah Representasi Alam

Bila Anda masuk ke dalam rumahtradisional Jepang, Anda akan melihatruangan-ruangan tanpa mebel dengantikar-tikar yang membentuk polageometris tertentu, plus dinding-dinding tipis dengan pintu sorong.Rumah tradisional Jepang tidak banyakmenggunakan ornamen yang rumit.Interior juga diolah apa adanya sesuaidengan bahan yang digunakan yaitukayu atau bambu dan kertas. Ini selarasdengan konsep bangunan Jepang yangsedapat mungkin “memasukkan” alamdapat ke dalam bangunan.Wujud lain kedekatan dengan alamadalah representasi bentuk perabotatau elemen bangunan yang menirubentuk alami. Misalnya bentuk jendela bulat yang sering diidentikkan dengan interior Jepang. Jendela ini bernamajendela bulan yang menggambarkanbentuk bulan purnama.

Kisi-kisi jendela ala Jepang juga dekatdengan alam. Kisi-kisi yang disebutshitaji-mado ini terbuat dari bambu.Banyak ditemui pada bangunan tamanatau rumah minum teh. Penggunaan kisi-kisi ini untuk menciptakan ruangan yanglebih privat, namun masihmemungkinkan adanya pandangan keluar ruangan untuk memberikan sirkulasiudara yang baik dan memasukkan alamke dalam ruangan.

Jasa Desain Interior Rumah ala Jepang yang sangat Efektif dan Efisien

Selain sederhana, interior Jepangjuga menunjukkan adanya konsepefisien dan efektif, seperti pada pintuyang berbentuk sorong, susunan tikartatami berikut susunan ruang didalamnya. Pintu sorong memang sangatefisien dan efektif karena jika dibuka danditutup tidak “memakan” ruang didepan maupun di belakangnya.Pintu sorong ini disebut shoji danterbuat dari kayu/bambu dan kertasmerang yang tipis dan dapatmeneruskan cahaya. Fungsinya adalahuntuk melapisi pintu pertama yangterbuat dari kayu dan kaca. Shojitradisional memiliki tinggi 1,8 m danlebar 0,94 m. Ada bermacam-macamshoji yang bentuknya disesuaikandengan acara-acara atau perayaan.Konsep efisen-efektif juga tercerminpada penggunaan sekat yang kadang-kadang tidak permanen, dan dapatdiubah sesuai dengan keinginan pemilik.Hal ini menunjukkan bahwa ruang dapatberubah fungsinya kapan pun dandinamis sesuai dengan kebutuhannya.Dengan demikian apabila ditinjau darisudut pandang penggunaannya,berkesan efisien dan efektif.

Interior Desain Rumah Jepang memiliki Lantai Tatami

Salah satu ciri paling menonjol dari interior Jepang adalah lantai yangmengunakan pola-pola geometris yang tersusun berdasarkan pola tikar tatami.Tatami adalah semacam tikar yangdigunakan sebagai modul untuk lantaisehingga luasan ruang sangat tergantungpada jumlah susunan pola tatami ini.Selain sebagai penutup lantai, tikar inidapat digunakan untuk alas duduk, tidur,dan penutup meja. Jika tikar ini digunakansebagai tempat duduk, maka harusditumpuk menjadi beberapa lapisan, dimana ketinggian tumpukan menunjukkanstatus penghuni yang duduk di atasnya.Tatami biasanya berupa dua lapis anyaman jerami yang diikat dengan talidari serat kayu. Lapis pertama dijahit kelapis kedua dengan benang.

Satu tikar tatami berukuran kurang lebih 3 kaki x 6 kaki dengan tebal 1,75 – 2,5 inci. Tatamiini cukup lembut untuk berbaring dancukup keras untuk diinjak. Karena tatamimerupakan alas yang dipakai untukduduk dan tidur, maka biasanya orang melepaskan sepatu/sandal danmeninggalkannya di tangga masuk. Dandi dalam rumah biasanya tersedia sandallembut dari kain yang disebut tabi.

Warna dan Material Desain Interior Rumah ala Jepang

Interior Jepang umumnya menggunakan warna-warna netral danalami guna menciptakan latar belakangyang sederhana untuk menonjolkanelemen interior yang jumlahnya sedikitdi dalam ruangan. Selain itu, warna-warna netral dan alami memberikankesan lega dan lapang pada ruangan.Hal ini penting dalam jasa desain interior Jepang yang mengacu pada filosofikesederhanaan. Jika ada focal point ataupoint of interest (penambat pandang)dalam interior Jepang, umumnya akan dinyatakan dengan sebuah warna mencolok atau dominasi sebuah tekstur.

Warna yang banyak dipakai adalah putih dan coklat terang. Warna-warnaini biasanya dari jenis matte (tidakmengkilap). Bisa dibilang bahwa warna yang digunakan dalam interior Jepang adalah warna-warna murni dan untuk satu ruangan, umumnya hanyamenggunakan satu warna. Kombinasiwarna atau warna baru yang diperolehdari pencampuran warna, jarang dipakai.

Hitam dalam interior Jepangmerupakan warna yang penting, karena menegaskan karakter bentuk dan ruang.Material yang digunakan dalaminterior Jepang umumnya adalah materialmentah tanpa finishing yang berlebihan.Pemakaian material mentah inimenghasilkan kesan tenang dan lembutdalam ruangan. Misalnya tatami pada lantai yang terbuat dari jerami berwarna hijau muda dan berbau harum, dinding dari kertas, kayu atau tanah liat yang diwarnai, dan konstruksi atap dari bambu atau kayu yang diekspos.

Tekstur dan Kontras Desain Interior Rumah ala Jepang

Seperti sudah disebutkan tadi, budayaJepang selalu mengusahakankeseimbangan Yin dan Yang dalam semuaaspek kehidupan. Karena itu dalaminterior Jepang, sentuhan akhir sebuahruangan dapat terlihat sangat kontras danberlawanan dalam tujuan mencapaikeseimbangan Yin dan Yang tadi.Contohnya, pada lantai kayu yang halusdan terpoles sempurna, diletakkan alasyang bertekstur kasar. Atau sebuah kotak yang divernis mengkilap, diletakkan diatas meja yang terbuat dari kayu kasar. Beberapa material yang banyakdigunakan dalam interior Jepang karenateksturnya yang indah adalah kayucedar, kertas merang (jerami padi), bambu, batu, anyaman rotan, sutera,dll. Masing-masing bahan inimenghasilkan tekstur tersendiri yang dapat dikombinasikan untuk menciptakan harmoni Yin dan Yang.

Tokonoma dalam desain inteior Jepang

Dalam interior Jepang, focal pointsebuah ruangan adalah bagian dariruangan itu sendiri. Ruangan berinterior Jepang umumnya memiliki tokonoma.Ini adalah sebuah ceruk kecil di dinding(semacam rak built in di dinding) yangmenjadi semacam altar untukmeletakkan pajangan. Umumnyatokonoma diletakkan di Jodan. Jodanadalah bagian dari ruangan yanglantainya dibuat lebih tinggi. Padabagian ini otomatis langit-langitnya punmenjadi lebih tinggi. Benda yang dipajang di tokonomapun tertentu.

Biasanya rangkaian ikebana, lukisan kaligrafi Jepang ataulukisan pemandangan dalam warnahitam putih. Ada juga yang meletakkanbenda-benda alami seperti potongankayu yang berbentuk unik, atausejumlah batu-batuan. Benda-bendayang dipajang di tokonoma biasanya disesuaikan dengan musim, hari raya,atau tamu yang akan datang.Biasanya benda yang dipajang ditokonoma akan berganti setelahbeberapa waktu, misalnya setelah satuminggu.

Adanya rotasi pajangan inidisebabkan karena tempat yang terbatasdan paham minimalis budaya Zen.Selain itu, jumlah pajangan yangterbatas bisa juga terkait denganmasalah kualitas (lebih baik memilikisedikit barang tetapi bermutu istimewa,daripada banyak barang tetapiberkualitas buruk). Atau juga bendayang dipajang itu kebanyakan adalahbuatan tangan yang tentunya tidak bisadiproduksi massal.

Tokonoma aslinya adalah altar pemujaan di kediaman pendeta Zen.Bentuk aslinya adalah meja kayu kecilyang rendah di sudut ruangan tempatmenaruh pembakar dupa, lilin dan vasbunga sebagai tanda penghormatankepada sang pencipta. Ketika banyakorang Jepang yang menganut ajaran ini,maka rumah mereka pun mengadopsibentukan tokonoma ini. Ini karena dalamajaran Zen, rumah pun menjadi tempatpemujaan kepada sang pencipta. Dalam perkembangannya, altar yang“tertanam” di dinding ini dipakai untukmeletakkan benda-benda seni.

Perabotan Rumah ala desain interior rumah Jepang

Konsep dalam interior Jepang:minimal adalah “lebih” dan keteraturanadalah harmoni, di mana semua bendaharus terletak teratur pada posisinyamasing-masing. Karena itu, perabotdalam ruang berinterior Jepang biasanyahanya yang benar-benar dibutuhkan dan masing-masing perabot umumnya bisa berfungsi ganda. Misalnya futonyang bisa digunakan sebagai alas dudukdan alas tidur.

Karena jumlah perabot yang minimum, maka gaya penataan interiorJepang menghasilkan ruangan yang berkesan bersih dan lega. InteriorJepang tidak banyak menggunakanelemen dekoratif (pajangan). Karakterruangan lebih ditentukan oleh materialpenyusun ruangan seperti tatami yang berwarna hijau muda, pintu sorong darikayu/bambu dan kertas merang yangberwarna putih coklat dan taman yangterlihat dari dalam ruangan. Jika inginmenambahkan pajangan, pilihlah yangmemperkuat karakter Jepang dalamruangan seperti kimono, boneka Jepang,atau lentera kertas.

Harga Jasa Desain Interior Penyimpanan di rumah ala jepang

Untuk menerapkan gaya interior Jepang, Anda harus benar-benarmempersiapkan penyimpanan (storage)di rumah. Barang-barang yang bolehtampak dan terlihat di dalam ruanganhanyalah barang-barang yang benar-benar penting dan diperlukan.Sedangkan barang-barang yang lainharus tersimpan dengan baik dalamtempat penyimpanan.Prinsipnya, hanya satu barang yangdilihat dalam satu waktu, sehinggakeindahannya dapat terekspos dengansempurna tanpa pengaruh dari barang lain yang letaknya berdekatan.

Desain Interior Jendela Besar di rumah ala jepang

Ciri lain dari ruangan berinterior Jepang adalah jendela yang cukup besaruntuk melihat pemandangan di luar. Halini disebabkan oleh terbatasnya lahanuntuk perumahan di Jepang yangmenyebabkan sempitnya ruang yangada di dalam rumah.Jendela yang besar ini merupakan“akal-akalan” orang Jepang untukmemberikan kesan terbuka dan legapada ruang karena masih bisa melihatbirunya langit di luar. Akal-akalan inisering disebut sebagai konsep borrowedscenery, atau meminjam pemandangandi luar untuk memperindah ruangan.

Desain Interior Rumah ala Jepang identik dengan Meja Kursi Berukuran Rendah

Ciri khas lain interior Jepang adalah tempat duduk dan meja berukuran rendah. Seperti kita ketahui, alamJepang sering diguncang gempa. Untuk itu struktur rumah dibuat tidak terlalutinggi. Sebagai konsekuensinya langit-langit rumah menjadi rendah. Agarruangan tidak terasa terlalu penuh,maka dipilih tempat duduk dan mejayang tidak terlalu tinggi.Bahkan dengan adanya tatami,maka tidak dibutuhkan tempat duduklagi. Dalam perkembangannya, banyakjuga penerapan interior Jepang yangmenggunakan karpet untuk melapisilantai dan sebagai alas duduk dipakai bantal-bantal besar. Tempat dudukberikut meja ini ditempatkan di dekatjendela, agar selagi duduk-duduk, orang tetap dapat menikmati pemandangan diluar. Karena itu umumnya pintu-pintu diJepang memasang kaca bening dibagian bawah dan kaca es di bagianatas pintu. Ketinggian kaca bening inidisesuaikan dengan level mata orang yang duduk. Demikain artikel jasa desain interior rumah ala Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.